BAB VI
PEMVULGARAN MARXISME OLEH KAUM OPORTUNIS
Masalah hubungan negara dengan revolusi sosial, dan hubungan revolusi sosial dengan negara, seperti juga masalah revolusi pada umumnya, sangat sedikit diperhatikan oleh teoritikus-teoritikus dan publisis-publisis terkemuka Internasionale II (1889-1914). Tetapi yang paling khas dalam proses pertumbuhan berangsur-angsur dari oportunisme yang menyebabkan keruntuhan Internasionale II di tahun 1914 adalah, bahwa bahkan ketika langsung menghadapi masalah ini mereka mencoba menghindarinya atau juga gagal mencermatinya.
Tampilkan postingan dengan label NEGARA dan REVOLUSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NEGARA dan REVOLUSI. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 September 2010
Ajaran Marxis tentang Negara dan Tugas-tugas Proletariat di dalam Revolusi BAB V DASAR-DASAR EKONOMI MELENYAPNYA NEGARA
BAB V
DASAR-DASAR EKONOMI MELENYAPNYA NEGARA
Penjelasan yang paling mendalam mengenai masalah ini diberikan oleh Marx dalam karyanya Kritik Terhadap Progam Gotha (Surat Kepada Bracke, 5 Mei 1875, yang dimuat baru pada tahun 1891 dalam Neue Zeit. No 1, IX, dan yang terbit dalam edisi khusus bahasa Rusia.) Bagian polemik dari karya yang cemerlang ini, yang merupakan kritik terhadap Lassalleanisme boleh dikatakan mendesak ke belakang bagiannya yang positif, yaitu: analisa mengenai hubungan antara perkembangan Komunisme dengan melenyapnya negara.
DASAR-DASAR EKONOMI MELENYAPNYA NEGARA
Penjelasan yang paling mendalam mengenai masalah ini diberikan oleh Marx dalam karyanya Kritik Terhadap Progam Gotha (Surat Kepada Bracke, 5 Mei 1875, yang dimuat baru pada tahun 1891 dalam Neue Zeit. No 1, IX, dan yang terbit dalam edisi khusus bahasa Rusia.) Bagian polemik dari karya yang cemerlang ini, yang merupakan kritik terhadap Lassalleanisme boleh dikatakan mendesak ke belakang bagiannya yang positif, yaitu: analisa mengenai hubungan antara perkembangan Komunisme dengan melenyapnya negara.
Label:
NEGARA dan REVOLUSI
Ajaran Marxis tentang Negara dan Tugas-tugas Proletariat di dalam Revolusi BAB IV LANJUTAN. PENJELASAN-PENJELASAN TAMBAHAN ENGELS
BAB IV
LANJUTAN. PENJELASAN-PENJELASAN TAMBAHAN ENGELS
Marx memberikan dasar mengenai masalah arti penting pengalaman Komune. Engels berulang kali kembali ke tema yang sama dan ketika menjelaskan analisa serta kesimpulan-kesimpulan Marx, kadang-kadang ia menyoroti segi-segi lain dari persoalannya dengan begitu kuat dan gamblang sehingga perlu secara khusus membahas penjelasan-penjelasannya itu.
LANJUTAN. PENJELASAN-PENJELASAN TAMBAHAN ENGELS
Marx memberikan dasar mengenai masalah arti penting pengalaman Komune. Engels berulang kali kembali ke tema yang sama dan ketika menjelaskan analisa serta kesimpulan-kesimpulan Marx, kadang-kadang ia menyoroti segi-segi lain dari persoalannya dengan begitu kuat dan gamblang sehingga perlu secara khusus membahas penjelasan-penjelasannya itu.
Label:
NEGARA dan REVOLUSI
Ajaran Marxis tentang Negara dan Tugas-tugas Proletariat di dalam Revolusi BAB III NEGARA DAN REVOLUSI. PENGALAMAN DARI KOMUNE PARIS TAHUN 1871. ANALISA MARX
BAB III
NEGARA DAN REVOLUSI. PENGALAMAN DARI KOMUNE PARIS TAHUN 1871. ANALISA MARX
1. DI MANAKAH LETAK HEROISME DAYA UPAYA KAUM KOMUNARD?
Telah diketahui benar bahwa dalam musim gugur tahun 1870, beberapa bulan sebelum Komune, Marx memperingatkan kaum buruh Paris bahwa sesuatu daya upaya untuk menggulingan pemerintah akan merupakan suatu kedunguan yang kalap. Tetapi ketika dalam Maret 1871, suatu pertempuran yang menentukan telah dipaksakan pada kaum buruh dan mereka menerimanya, ketika pemberontakan telah
NEGARA DAN REVOLUSI. PENGALAMAN DARI KOMUNE PARIS TAHUN 1871. ANALISA MARX
1. DI MANAKAH LETAK HEROISME DAYA UPAYA KAUM KOMUNARD?
Telah diketahui benar bahwa dalam musim gugur tahun 1870, beberapa bulan sebelum Komune, Marx memperingatkan kaum buruh Paris bahwa sesuatu daya upaya untuk menggulingan pemerintah akan merupakan suatu kedunguan yang kalap. Tetapi ketika dalam Maret 1871, suatu pertempuran yang menentukan telah dipaksakan pada kaum buruh dan mereka menerimanya, ketika pemberontakan telah
Label:
NEGARA dan REVOLUSI
Ajaran Marxis tentang Negara dan Tugas-tugas Proletariat di dalam Revolusi BAB II NEGARA DAN REVOLUSI. PENGALAMAN DARI TAHUN 1848-1851
BAB II
NEGARA DAN REVOLUSI. PENGALAMAN DARI TAHUN 1848-1851
1. SAAT MENJELANG REVOLUSI
Karya-karya pertama yang sudah matang dari Marxisme --Kemiskinan Filsafat dan Manifesto Komunis--muncul justru pada saat menjelang revolusi 1848. oleh karena itu, sebagai tambahan bagi penyajian prinsip-prinsip umum Marxisme, karya-karya itu mencerminkan sampai derajad tertentu situasi revolusioner konkrit massa itu. Maka, akan menjadi lebih jitu, barangkali, untuk mempelajari apa yang dikatakan oleh para pengarang karya-karya tersebut tentang negara segera sebelum mereka menarik kesimpulan-kesimpulan dari pengalaman tahun-tahun 1848-51 .(1)
NEGARA DAN REVOLUSI. PENGALAMAN DARI TAHUN 1848-1851
1. SAAT MENJELANG REVOLUSI
Karya-karya pertama yang sudah matang dari Marxisme --Kemiskinan Filsafat dan Manifesto Komunis--muncul justru pada saat menjelang revolusi 1848. oleh karena itu, sebagai tambahan bagi penyajian prinsip-prinsip umum Marxisme, karya-karya itu mencerminkan sampai derajad tertentu situasi revolusioner konkrit massa itu. Maka, akan menjadi lebih jitu, barangkali, untuk mempelajari apa yang dikatakan oleh para pengarang karya-karya tersebut tentang negara segera sebelum mereka menarik kesimpulan-kesimpulan dari pengalaman tahun-tahun 1848-51 .(1)
Label:
NEGARA dan REVOLUSI
Ajaran Marxis tentang Negara dan Tugas-tugas Proletariat di dalam Revolusi
KATA PENDAHULUAN PADA EDISI PERTAMA (1)
Masalah negara sekarang ini memperoleh arti penting yang khusus baik di bidang teori maupun di bidang politik praktis. Perang imperialis telah sangat mempercepat dan memperhebat proses kapitalisme monopoli menjadi kapitalisme monopoli-negara. Penindasan yang mengerikan atas massa pekerja keras oleh negara, yang makin lama makin erat berpadu dengan perserikatan-perserikatan kapitalis yang mahakuasa, menjadi lebih mengerikan lagi. Negeri-negeri yang maju sedang berubah --kita berbicara tentang "daerah belakang" mereka--menjadi penjara-penjara kerja paksa-militer bagi kaum buruh.
Masalah negara sekarang ini memperoleh arti penting yang khusus baik di bidang teori maupun di bidang politik praktis. Perang imperialis telah sangat mempercepat dan memperhebat proses kapitalisme monopoli menjadi kapitalisme monopoli-negara. Penindasan yang mengerikan atas massa pekerja keras oleh negara, yang makin lama makin erat berpadu dengan perserikatan-perserikatan kapitalis yang mahakuasa, menjadi lebih mengerikan lagi. Negeri-negeri yang maju sedang berubah --kita berbicara tentang "daerah belakang" mereka--menjadi penjara-penjara kerja paksa-militer bagi kaum buruh.
Label:
NEGARA dan REVOLUSI
Langganan:
Postingan (Atom)